INFOGRAFIS

PELUANG E-COMMERCE SEBAGAI SARANA PEMASARAN DI INDONESIA

Perdagangan merupakan kegiatan jual beli yang dilakukan oleh produsen dan konsumen. Namun saat ini bukan sebuah kebetulan kegiatan perdagangan dari luar negeri dapat masuk ke negara kita dengan bebas. Hal ini disebabkan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih. Di era globalisasi ini, hal tersebut secara langsung maupun tidak langsung berdampak kepada masyarakat baik hal yang positif ataupun negatif.

Internet merupakan salah satu hasil dari kecanggihan teknologi yang dimasa kini sangat disukai oleh seluruh masyarakat bahkan sampai seluruh dunia. Fungsi internet salah satunya adalah sebagai teknologi E-Commerce. Teknologi E-Commerce menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat dan meningkatkan penjualan produk dengan memanfaatkan layanan secara online untuk dapat mencapai konsumen dengan jarak yang sangat jauh.

E-Commerce merupakan salah satu bentuk perdagangan yang terkoneksi dengan internet. Sistem E-Commerce yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas memberikan suatu peluang yang besar untuk produsen memasarkan produk yang dihasilkannya. Di Indonesia praktik E-Commerce berkembang sangat pesat, tidak hanya diperkotaan yang besar melainkan dipedesaan pun sudah sangat terjangkau oleh E-Commerce. Hal ini dibuktikan dengan sudah banyaknya jaringan internet yang tersebar di pedesaan.

E-Commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa yang dilakukan oleh konsumen melalui sistem elektronik seperti internet, WWW (Word Wide Web), atau jaringan komputer lainnya. E-Commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen investor otomatis dan sistem pengumpulan data otomatis (Muniarty, 2015).

Pertumbuhan E-Commerce ini diprediksikan akan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dikutip dari sumber Databoks, pengguna E-Commerce di Indonesia pada tahun 2017 mencapai 139 juta pengguna. Kemudian pada tahun 2018 meningkat 10% menjadi 154 juta pengguna. Sedangkan diproyeksikan pada tahun 2019 akan mencapai 168 juta pengguna. Menurut data Global Web Index Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan E-Commerce tertinggi didunia pada tahun 2019. Sebanyak 90% pengguna internet di Indonesia pernah melakukan kegiatan jual beli secara online baik barang maupun jasa. Dengan data ini memang benar jika E-Commerce memiliki potensi peluang yang besar di Indonesia karena jika dilihat dengan kenyataannya sudah banyak orang yang melakukan transaksi secara online tersebut.

Berikut beberapa jenis E-Commerce yang dibedakan berdasarkan karakteristiknya Menurut (Aco & Endang, 2017):

  1. Business to Business (B2B)

Business to Business memiliki karakteristik :

  1. Trading partner yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama. Informasi yang dimiliki hanya ditukar dengan partner tersebut.
  2. Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
  3. Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka untuk mengirimkan data.
  4. Model yang umum digunakan adalah peer to peer, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
  5. Business to Consumer (B2C)

Business to Consumer memiliki karakteristik :

  1. Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan secara umum pula dan dapat diakses secara bebas.
  2. Servis yang digunakan bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh banyak orang.
  3. Servis yang digunakan berdasarkan permintaan. Produsen harus siap memberikan respon sesuai dengan permintaan konsumen.
  4. Sering dilakukan sistem pendekatan client-server.
  5. Consumer to Consumer (C2C)

Dalam C2C seorang konsumen dapat menjual secara langsung barangnya kepada konsumen lainnya, atau bisa disebut juga orang yang menjual produkdan jasa ke satu sama lain. Mengiklankan jasa pribadi di internet serta menjual pengetahuan dan keahlian. Sejumlah situs pelelangan juga memungkinkan perorangan untuk dapat memasukkan item-item agar disertakan dalam pelelangan.

  • Consumer to Business (C2B)

Consumer to Business adalah model bisnis dimana konsumen (individu) menciptakan nilai, dan perusahaan mengkonsumsi nilai ini.

Walaupun sistem E-Commerce yang sangat menguntungkan karena dapat memangkas biaya produksi maupun pemasaran. Tetapi bukan berarti tidak terdapat kelemahan dalam sistem E-Commerce ini. Didalam penerapan sistem E-Commerce di Indonesia beberapa kelemahan muncul dan harus menjadi perhatian untuk dapat mengembangkan sistem ini di Indonesia. Menurut (Himawan et al., 2014). Kelemahan sistem E-Commerce antara lain :

  1. Munculnya modus kriminal atau tindak kejahatan baru.
  2. Pembajakan kartu kredit yang dilakukan oleh para peretas yang menerobos masuk ke dalam jaringan sistem server perbankan.
  3. Hukum yang belum jelas mengatur tentang E-Commerce dan perdagangan digital.
  4. Masih terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal infrastruktur teknologi dan transportasi, jika membandingkan antara kota besar dan pedesaan diberbagai wilayah Indonesia
  5. Kepercayaan konsumen pengguna teknologi E-Commerce di Indonesia yang ragu untuk menggunakan teknologi E-Commerce.

Jadi dapat disimpulkan bahwa transaksi online memang dinilai cukup efektif dan efisien dari segi waktu dan tenaga. Jika dibandingkan dengan transaksi secara langsung. Artinya transaksi online tersebut sangat menguntungkan produsen untuk memasarkan produknya kepada konsumen secara langsung. Tetapi hal tersebut tidak cukup, harus ada dukungan yang kuat dari pemerintah dengan cara memberikan regulasi untuk dapat mengembangkan potensi E-Commerce di Indonesia lebih baik lagi. Dengan adanya regulasi yang kuat ini diharapkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap E-Commerce bertambah besar. Sehingga peluang pasar E-Commerce dapat bertambah juga di wilayah Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Aco, A., & Endang, A. H. (2017). Analisis Bisnis E-Commerce pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Jurnal Teknik Informatika, 2, 1–13.

Himawan, Saefullah, A., & Santoso, S. (2014). Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Penjualan Online (E-Commerce) pada CV Selaras Batik Menggunakan Analisis Deskriptif. Scientific Journal of Informatics, 1(1), 53–63. https://doi.org/10.1016/j.chemosphere.2017.04.013

Muniarty, P. (2015). E-commerce sebagai sarana pasar masa kini.

Link Instagram: https://www.instagram.com/p/CUOkFWYFwOx/?utm_medium=copy_link

Penulis: LITKEL 2021

Editor: INFOKOM 2021

Capital Gain

Capital Gain

Catatan Aspirasi Digital Keluarga Agribisnis



Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Shalom, om wastiastu namo budaya
Salam kebajikan

Halo semuanya …

Bagaimana kabar kalian di Bulan September, aman kan?? semoga sehat selalu dan tetap berada dalam lindungan-Nya ya

Pada Bulan September ini , e-mading (Capital Gain) datang lagi dengan mengusung tema :

“ Mengenang G 30 S PKI “

Nah, dari temanya saja pasti sudah mengerti semua nih kita bakal upload apa

Yuk, baca lebih lanjut. Selamat menikmati !



Mengenang G30S PKI

Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G-30 S/PKI).Peristiwa (G-30S/PKI) adalah salah satu pemberontakan komunis yang terjadi di bulan september tahun 1965. Dalam kudeta ini, setidaknya 7 perwira tinggi militer yang terbunuh. Hingga saat ini, peristiwa (G-30 S/PKI) tetap menjadi perdebatan antara benar atau tidaknya partai komunis IDN yang bertanggung jawab dalam peritiwa tersebut. Gerakan ini bertujuan untuk menggulingkan Soekarno dan mengubah Indonesia menjadi komunis. Gerakan ini diprakarsai oleh Dipa Nusantara Aidit yang merupakan ketua dari PKI saat itu. DN. Aidit saat itu melancarkan hasutan-hasutan kepada rakyat Indonesia untuk mendukung PKI menjadikan Indonesia sebagai “negara yang lebih maju”. DN Aidit dinyatakan sebagai dalang dari G30S/PKI oleh Pemerintah Republik Indonesia pada masa Presiden Soeharto.

Gerakan ini bergerak atas perintah Letnan Kolonel Untung Syamsuri yang saat itu adalah Komandan Batalyon I Cakrabirawa. Gerakan ini meluncur di Jakarta dan Yogyakarta dimana gerakan ini mengincar para Dewan Jendral midan perwira tinggi. Gerakan di Jakarta sebenarnya bermaksud untuk menculik para jendral dan membawanya ke Lubang Buaya. namun, beberapa prajurit Cakrabirawa ada yang memutuskan untuk membunuh beberapa jendral di tempat dia diculik. yaitu diantaranya Ahmad Yani dan Karel Satsuit Tubun. dan sisanya meninggal secara perlahan karena luka mereka di Lubang Buaya.Atas kejadian ini, rakyat menuntut Presiden Soekarno untuk dengan segera membubarkan PKI. dan dengan sangat terpaksa, Soekarno akhirnya membubarkan PKI yang merupakan kekuatan terbesar yang mendukung gerakan “Ganyang Malaysia” milik Soekarno. Soekarno kemudian memerintahkan Mayor Jendral Soeharto untuk membersihkan unsur pemerintahan dari pengaruh PKI. perintah itu pun dikenal dengan nama Surat Perintah 11 Maret 1966 yang sesuai dengan pernyataan Soekarno berisi mengenai pengamanan diri pribadi presiden, pengamanan jalannya pemerintahan, pengamanan ajaran presiden dan pengamanan wibawa presiden. Berikut 7 jenazah akibat perang PKI:

  1. Jenderal Ahmad Yani (Menteri Panglima Angkatan Darat)
  2. Mayor Jenderal S. Parman
  3. Mayor Jenderal Soeparto
  4. Mayor Jenderal M.T Haryono
  5. Brigadir Jenderal DI Panjatian
  6. Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo
  7. Letnan Satu Piere Tendean

Sedangkan Jenderal Abdul Harris Nasution berhasil lolos dari upaya penculikan tersebut. Namun, putrinya Ade Irma Suryani menjadi korban. Di Yogyakarta, mereka menculik dan membunuh petugas, yaitu Kolonel Katamso dan Letnan Kolonel Katamso. Kolonel Sugino menentang PKI. Pagi tahun , dalam berita Radio Republik Indonesia (RRI), Letnan Kolonel Weng Dong mengumumkan pembentukan Komite Revolusi. Dalam keadaan yang tidak aman, Mayor Jenderal Suharto dari Pangkostrader segera memutuskan untuk mengambil alih komando tentara. Segera setelah berkumpulnya pasukan yang setia kepada Panchasila, operasi untuk menghancurkan kampanye 30 September diluncurkan. Ketika olahraga ditemukan terkait erat dengan PKI pada 30 September. Kemudian para pemimpin dan pendukung Partai Komunis India dianiaya. Gerakan PKI berhasil ditumpas pada tahun 1930-an, menandai berakhirnya gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

” Yang Tak Terpadamkan “

Penulis : Irfan Teguh

Malam yang dijanjikan pun tiba. Rumah-rumah terbakar. Paman Martil dan empat puluh orang sipil bersenjata menyerang kantor telepon. Dua bocah yang tinggal bersamanya turut serta. Empat jam kantor itu mereka kuasai sebelum akhirnya dikuasai serdadu kolonial.

Paman Martil berhasil lolos. Tapi tak lama kemudian, serdadu-serdadu itu mendatangi rumahnya. Dua bocah selamat, sementara Paman Martil kian terdesak. Senapan Vickersnya sudah tak berfungsi. Ia sempat lari melalui kamar mandi, tapi akhirnya terkurung di bawah sebatang pohon durian.

“Waktu sebuah durian jatuh di dekat kepalanya ia pun tiada berbuat sesuatu apa pun. Di sebelah sana menggeletak Vickersnya yang basah dalamnya. Di bawah tubuhnya menongol tangkai martilnya. Tapi seluruh tubuhnya berselimutkan bendera merah palu-arit, dan darahnya sendiri,” tulis Pram.

Pelor serdadu berhamburan menghancurkan dadanya. Paman Martil menjelempah. ia tak bergerak lagi.

“Kelompok-kelompok tersebut merupakan gerombolan-gerombolan penjahat, para anggota polisi, dan para kiai yang mendapat dukungan pemerintah Belanda dan pejabat-pejabat priayi. Pada awal tahun 1925, sekitar 20.000 orang anggotanya menyerang rapat-rapat PKI dan SI serta mengancam para anggota mereka. Pengawasan pemerintah semakin diperketat, dan pimpinan PKI yang tersisa sering ditahan,” tulisnya.

Pemberontakan PKI di Jawa yang terjadi pada 12 November 1926 memang mudah dipatahkan. Pasukan Belanda kembali merebut Batavia sehari setelah kejadian. Sementara pemberontakan di Banten dan Priangan dipadamkan pada Desember. Tak hanya di Jawa, pemberontakan pun terjadi di Sumatra. Meski lebih sengit, tapi para pemberontak Sumatra juga cepat dibabat Belanda.

Sumber : https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/yang-tak-terpadamkan-kumpulan-cerpen-pki-sebelum-malam-jahanam-dhzz

Karya: Moch Widodo

Angkatan: 2020

Karya: Rania Ramadhani S

Angkatan: 2020



Eits, tunggu dulu…

Sebelum melanjutkan baca, admin mau tanya nih,

gimana menurut kalian setelah membaca postingan di atas ?

Jangan lupa buat komen ya,

Ayo, scroll terus ke bawah ada yang lucu – lucu lo dan hal yang menarik lainnya !!

Tetap staytune….



Editor: NFOKOM 2021