Capital Gain

Capital Gain
Catatan Aspirasi Digital Keluarga Agribisnis


Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Shalom, om wastiastu namo budaya
Salam kebajikan

Halo semuanya …

Bagaimana kabar kalian ?? semoga sehat selalu dan tetap berada dalam lindungan-Nya ya

Di Bulan November e-mading Capital Gain kembali hadir dengan mengusung tema :

“Heroes Day”

Yuk, baca lebih lanjut. Selamat menikmati!

Heroes Day: Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh

Sebagai warga negara Indonesia, kita perlu mengetahui apa yang menjadi makna dari peringatan hari pahlawan nasional sebagai wujud untuk menghormati jasa-jasa yang telah mereka berikan untuk bangsa dan negeri kita ini. Beberapa makna dan filosofi yang perlu kita ketahui dalam peringatan hari pahlawan nasional, di antaranya sebagai berikut.

– Menanamkan semangat patriotisme bagi generasi muda.

– Mengajarkan teladan bagi anak-anak muda (kegigihan, ketekunan, pantang menyerah dan melaksanakan hak dan kewajiban).

– Saling tolong menolong antar sesama guna membangun kerjasama yang harmonis.

– Mempelajari dan mendalami arti pentingnya semangat juang dari kisah para pahlawan yang rela berjuang untuk kemerdekan negeri tercinta ini.

Perayaan tradisi memperingati hari Pahlawan biasanya dilakukan dengan mengadakan upacara bendera. Berbagai hal unik juga dilakukan seperti menggunakan kostum berbagai baju pahlawan, tirakatan syukuran, ziarah makam pahlawan, tabur bunga dan lainnya. Kegiatan kostum pahlawan dapat menunjukan kreativitas para masyarakat untuk bisa berdadan dan berkarakter seperti pahlawan pada zaman dulu. Kegiatan tirakatan syukuran salah satu tradisi yang sering dilakukan sebagai ucapan syukur dan doa bersama pada malam hari pahlawan.

Selain itu, ada juga tradisi masyarakat dengan cara berziarah ke makam pahlawan sebagai wujud ucapan syukur, berterima kasih dan mengenang atas perjuangannya untuk bangsa Indonesia. Adapun tradisi unik yang sering dijumpai di sekitar laut yaitu kegiatan bertabur bunga. Acara tabur bunga di laut biasanya dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur.

Pahlawan adalah seseorang yang tidak mementingkan diri sendiri, yang mempunyai hati yang baik untuk membantu dan menolong orang disaat keadaan tertentu. Sebagai bentuk pahlawan kita selama pandemi ini yaitu tenaga medis. Kita tahu bahwa selama pandemi Covid-19, angka kasus positif dan kematian akibat pandemi yang semakin meningkat dan membuat masyarakat gelisah terhadap situasi tersebut.

Sumber : https://www.kompasiana.com/managementletterusd25_/618b3cda06310e578729f682/heroes-day-indonesia-tangguh-indonesia-tumbuh?page=2

TRAGEDI 10 NOVEMBER

Karangan : Abinaya, 2017

“Untukmu wahai kusuma bangsa yang telah korbankan jiwa raga demi pekikan sebuah kata penuh makna ‘merdeka’. Kami ucapkan terima kasih, karena cucuran keringatmu, karena tetesan darahmu, karena segenap pengorbananmu yang tanpa pamrih, kami dapat menghirup segarnya udara kebebasan. Kini, beban berat di pundak kami, para penerus bangsa. Dapatkah kami memikulnya? Entahlah. Tapi, jika engkau mampu, mengapa kami tidak?”.

Ada beberapa hal penting yang terkadang dihindari para remaja karena dianggap membosankan dan memusingkan kepala. Salah satunya, upacara. Berdiri di bawah teriknya matahari dengan posisi siap siaga selama kurang lebih empat puluh lima menit lamanya -bahkan bisa sampai dua jam kalau ada peringatan hari-hari tertentu- terkadang jauh lebih melelahkan ketimbang berlari memutari lapangan bola.

Kondisi itu kontan membuat beberapa siswa melarikan diri menuju warung terdekat, asalkan memesan segelas jus atau kopi, penjaga warung sudah tak mau peduli apalagi menasihati. Kegiatan itu terus dilakukan berulang-ulang, sampai lama-kelamaan berubah menjadi ritual tak terelakkan yang harus dilaksanakan demi mempertahankan tradisi yang sudah lama dijalankan.

Varo berjalan mengendap-endap menuju gerbang belakang, seperti hari-hari sebelumnya, saat upacara, ia akan melaksanakan ritualnya, mengendap-endap menuju gerbang belakang, berlari sekencang-kencangnya menuju warung di seberang jalan dan memesan jus alpukat yang tak pernah alfa hinggap di pikiran.

Dalam hati, dia terus merutuki Ivan yang bersikeras mengikuti upacara gara-gara takut diomeli Dea, yang -menurut kabar yang beredar- kalau marah bisa lebih sadis dari pada singa betina. Varo tentu saja tak percaya, tapi ia lebih tak percaya lagi saat Ivan, sobat karibnya yang setia menemaninya ke mana-mana lebih memilih Dea yang judes setengah mati dari pada ia yang sama-sama lelaki.

Varo membuka pintu gerbang perlahan, suara derit pintu yang mulai berkarat terdengar lirih di telinganya. Dia sangat menyukai suara itu, suara yang menandakan bahwa ia akan segera mendapat kebebasannya kembali.

“Alvaro Akbar Prasaja”. Baru selangkah keluar dari sekolah, suara lembut semerdu dentingan piano menginterupsi langkahnya, ia berbalik. Didapatinya Bu Asti, guru BK itu tengah berjalan sambil mengibas-ngibaskan tangannya yang basah.

“Sial!”, Varo mengumpat dalam hati. Selama puluhan kali beraksi, ia belum pernah sekalipun dipergoki, aksinya selalu berjalan mulus tanpa kendala berarti.

“Alvaro, kamu mau ke mana?”, Bu Asti kembali bersuara. Varo mendengus, benar-benar mati kutu. Tak masalah kalau guru lain yang memergokinya, asalkan jangan Bu Asti. Wanita yang tahun ini berumur 28 tahun itu sudah dia anggap sebagai ibu kandungnya sendiri, begitu pula ia telah dianggap layaknya anak kandung. Itu sebabnya, Vero tak tega bertindak nakal kalau ada Bu Asti.

“Kamu tahu hari ini hari apa?”.
Varo menjawab seadanya, “Hari kamis”.
“Selain itu?”.
“Sekarang tanggal 10 November, setahu saya 10 November itu hari… pahlawan”, gumam Varo. Bu Asti mengangguk, sementara mata Varo langsung terbelalak.

Seperti teman-temannya yang juga kepergok, Varo ditempatkan di barisan khusus yang menghadap ke timur, tepat menghadap ke arah mentari pagi, kompensasi atas tindakannya yang hampir melanggar aturan. Ia berdiri di barisan paling depan. Beberapa meter dari posisinya berdiri, Ivan yang berada di barisan kelasnya cengengesan sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk simbol ‘peace’. Varo hanya melengos tak acuh. Dia hanya bisa berdoa dalam hati, semoga ia tak mati kebosanan di sini.

Tak ada yang menyangka, upacara kali ini akan berlangsung dramatis. Diawali dengan salah satu pemimpin barisan yang suaranya sampai serak demi mengatur barisan yang kacau balau tak karuan. Dilanjutkan petugas pengibar bendera yang harus mengerahkan setiap tenaga demi mengerek bendera karena tambangnya super berat dan katrolnya berkarat. Diakhiri tangisan peserta upacara yang meledak tiba-tiba saat pembaca do’a melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an penggugah jiwa.

Tapi ternyata… belum sampai di situ saja, para siswa dan guru kembali dibuat haru saat grup paduan suara menyanyikan lagu penuh makna ‘gugur bunga’ karya Ismail Marzuki untuk mengenang para pejuang yang wafat di medan perang. Diiringi dentingan piano, grup paduan suara mulai bernyanyi.

Betapa hatiku tak kan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku tak akan sedih
Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini pelipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati

Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman hati
Di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari
Tanah air jaya sakti

Sekitar pukul setengah sembilan, upacara usai. Satu setengah jam lamanya mereka berdiri diguyur sinar mentari, panas memang, tapi tak ada seorang pun yang pingsan demi mengenang jasa pahlawan yang telah rela berkorban. Varo mengusap tetes-tetes keringat yang membasahi wajahnya. Upacara kali ini benar-benar penuh rintangan.

Tapi, bukankah rintangan yang lebih berat sedang menantinya? Bukan lagi Belanda dan Jepang yang jadi musuh, bukan pula Inggris dan Portugis, melainkan diri mereka, bangsa mereka sendiri. Rasa malas, kesombongan, rendah diri, rasa putus asa itulah yang kini harus diperangi. Akankah ia menang? Akankah ia bisa menjadi pahlawan bagi bangsa ini?.

Varo jadi teringat kenangannya dengan sang kakek. Dulu, saat ia masih kecil, kakeknya mengajaknya ke makam kakek buyut. Kakek pernah bilang kakek buyutnya adalah veteran pejuang. Varo yang begitu terkagum-kagum dengan kisah-kisah heroik kepahlawanan lantas bertanya, “Kakek, sekarang kan sudah tidak ada penjajah yang harus dilawan, bagaimana caranya menjadi pahlawan?”.

Kakeknya tersenyum sekilas, sebelum menyusun jawaban dalam kata-kata bijak. “Akbar…”, kakeknya berujar lembut memanggil nama kecilnya, “Setiap orang itu pahlawan. Orang tua adalah pahlawan bagi putra-putri mereka. Guru pahlawan bagi murid-muridnya. Dokter pahlawan bagi pasiennya…”.

“Kalau Akbar?”, Varo menyela penjelasan kakeknya dengan wajah penasaran.

Kakeknya tersenyum lagi, “Kamu pahlawan bagi dirimu sendiri. Laksanakan kewajibanmu, perjuangkan hakmu, cintai negeri ini dengan sepenuh hati. Itu saja, sudah cukup”.

Tak sadar, Varo tersenyum mengingat petuah-petuah kakeknya. Betapa ia rindu menatap wajah keriput itu, betapa ia ingin kembali mendengar kisah-kisah heroik pahlawan bangsa, dari mulai perlawanan Kapitan Pattimura hingga kisah mempertahankan negara setelah merdeka.

Ditatapnya sang saka merah putih yang terpasang rapi di tiang. Bendera itu berkibar-kibar ditiup angin, tampak begitu gagah dilatari langit biru dan matahari yang bersinar cerah.

Perlahan, ia angkat tangan kanannya ke depan alis, menghormat pada sang bendera pusaka. Ia tak peduli pada tatapan heran kawan-kawannya yang mulai membubarkan diri, karena ia cinta negeri ini.

Tanpa ia ketahui, seorang gadis yang berdiri agak jauh darinya, memandangnya dan tersenyum.

Sumber : Cerpenmu.com

INFOGRAFIS

Vertikal Farming Solusi Pertanian Di Masa Depan

Menurut (Darius & Purnama, 2019), menyebutkan bahwa pertanian vertikal merupakan sebuah sistem pertanian yang dibuat untuk meminimalkan lahan tanah yang digunakan sebagai lahan pertanian, dengan cara menanam tanaman secara bertumpuk menyerupai lemari bertingkat. Hal ini dilakukan agar tanah yang digunakan lebih sedikit jika dibanding pertanian konvensional biasanya. Sedangkan menurut (ULYA et al., 2016), menyebutkan bahwa bangunan pertanian vertikal hortikultura atau bisa disebut sebagai Greenhouse merupakan bangunan yang mewadahi kegiatan penyempurnaan budidaya tanaman hortikultura secara vertikal dengan pengendalian lingkungan di dalamnya. Metode pertanian vertikal kebanyakan dikombinasikan dengan sistem aquaponic dimana memanfaatkan kotoran ikan untuk digunakan sebagai nutrisi tanaman.

 Beberapa jenis sistem pertanian yang digunakan saat ini antara lain :

  1. Hidroponik

Merupakan sistem pertanian yang memanfaatkan air sebagai media tanam utama. Akar yang direndam di air yang mengalir akan dapat menyerap air dan nutrisi yang telah dicampur di air tersebut. Sistem ini membutuhkan ruang yang terbuka dan membutuhkan matahari yang rata. Penempatan dan pengaturan sistem ini lebih efisien jika dibandingkan dengan pertanian di tanah karena dapat ditempatkan diatas bangunan rumah atau bangunan-bangunan tinggi lainnya.

  • Aeroponic

Merupakan sistem yang menggunakan sedikit air dan media tanam yang terkontrol. Karena media tanam cair tersebut disemprotkan ke akar tanaman selama periode yang ditentukan dan terkontrol. Hasilnya, air yang digunakan dalam sistem ini sangat sedikit yaitu hanya 10% dari penggunaan air pada pertanian yang menggunakan tanah/ hidroponik. Sistem ini dianggap paling efisien untuk digunakan dalam pertanian vertikal. Karena ruangan yang digunakan cukup kecil dan beban yang ditampung lebih kecil pula jika dibandingkan dengan sistem hidroponik.

  • Aquaponic

Merupakan sistem yang banyak menggunakan air sebagai media tanam dan dikombinasikan dengan usaha lainnya semacam budidaya ikan atau yang lainnya. Sistem ini sudah mulai banyak digunakan di negara yang tidak memiliki lahan untuk pertanian karena ukurannya yang kecil atau iklim yang tidak baik untuk tumbuhan. Memanfaatkan ruang yang tidak dapat digunakan seperti bagian atap dan lapangan parkir yang tidak banyak digunakan adalah salah satu inovasi dibidang pertanian. Pemanfaatan ruang tersebut dimaksimalkan dengan sistem vertikal seperti hidroponik dan hasilnya memiliki potensi yang besar. Karena banyak restoran dan masyarakat tertarik dan membeli sayuran yang tumbuh di daerah yang mereka tidak pernah gunakan.

Indonesia memiliki lahan yang sangat luas dibidang pertanian sehingga jika pertanian vertikal masih belum banyak terdengar. Hal tersebut sangat wajar dikarenakan Indonesia masih memiliki lahan yang sangat luas dan masih mudah dicari di pasar-pasar. Akan tetapi jika dibandingkan dengan kota besar, bidang pertanian sudah hampir tidak memiliki lahan untuk dipakai bercocok tanam. Maka dari itu, konsep pertanian vertikal memiliki potensi besar untuk dimasukan ke dalam perancangan kota dalam jangka panjang. Dengan perkembangan teknologi, urbanisasi massal, dan pemanasan global, pertanian konvensional terancam dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Pengintegrasian pertanian vertikal kedalam bangunanan maupun pembangunan khusus merupakan salah satu alternatif untuk menjaga ketersediaan pangan diwilayahnya. Pertanian vertikal merupakan solusi jangka panjang yang sangat menjanjikan karena pertanian vertikal akan membuka lapangan pekerjaan baru dan suplai makanan yang menjanjikan.

DAFTAR PUSTAKA

Darius, C., & Purnama, L. (2019). Pertanian Vertikal Di Arjuna Utara. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur, 1(2), 817–828.

Ulya, A. I., Malik, A., & Prianto, E. (2016). Perancangan Bangunan Untuk Pertanian Vertikal Hortikultura Di Kota Semarang. Jurnal Poster Pirata Syandana, 02(2), 2031.

Penulis: LITKEL 2021

Editor: INFOKOM 2021

Capital Gain

Capital Gain

Catatan Aspirasi Digital Keluarga Agribisnis

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Shalom, om wastiastu namo budaya
Salam kebajikan

Halo semuanya …

Bagaimana kabar kalian ?? semoga sehat selalu dan tetap berada dalam lindungan-Nya ya

Pada bulan Oktober ini , e-mading (Capital Gain) datang dengan mengusung tema :

“Implementasi Makna Sumpah Pemuda di Era Milenial”

Nah, dari temanya saja pasti sudah mengerti semua nih kita bakal upload apa

Yuk, baca lebih lanjut. Selamat menikmati !

Sejak 1959, tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda, yaitu hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Sumpah Pemuda.

Yang dimaksud dengan “Sumpah Pemuda” adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (kini bernama Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”. Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap “perkumpulan kebangsaan Indonesia” dan agar “disiarkan dalam berbagai surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan”.

Istilah “Sumpah Pemuda” sendiri tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya. Berikut ini adalah bunyi tiga keputusan kongres tersebut sebagaimana tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda. Naskah orisinil diabadikan menggunakan ejaan Van Ophuijsen.

Isi sumpah pemuda

Pertama:

Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea:

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga:

Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Bunyi tiga keputusan kongres dalam Ejaan Bahasa Indonesia (ejaan terbaru yang digunakan pada masa kini)

Rumusan Kongres Sumpah Pemuda tersebut  ditulis Moehammad Yamin pada secarik kertas yang disodorkan kepada Soegondo ketika Mr. Sunario tengah berpidato pada sesi terakhir kongres (sebagai utusan kepanduan) sambil berbisik kepada Soegondo: Ik heb een eleganter formulering voor de resolutie (Saya mempunyai suatu formulasi yang lebih elegan untuk keputusan Kongres ini), yang kemudian Soegondo membubuhi paraf setuju pada secarik kertas tersebut, kemudian diteruskan kepada yang lain untuk paraf setuju juga. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda



Sepeda Buntut Bung Karno

Sepedah antik yang saat ini menjadi incaran banyak orang karena sepeda itu bekas peninggalan dari pejuang bapak Soekarno Sang proklamator. Pada saat itu aku dan teman-teman sedang membicarakan tentang sepeda yang menjadi perhatian banyak orang karena sepeda tersebut peninggalan dari bapak Ir. Soekarno sang pejuang kita.

Mengagumkan BUKAN. Sepeda yang saat ini dimiliki oleh seorang kakek. Veteran 45 Yang tetap gagah dan perkasa. Namanya kakek Burhan. Kakek tersebut sudah lama memiliki sepeda dari tahun 1947, keadaanya memang begitulah karena sepeda sejarah dari para pejuang. Aku terkadang heran,, bagaimana bisa kakek yang sudah tua itu memiliki sepeda sangat banyak di incar oleh pemburu barang antik. Hingga suatu ketika aku bertanya pada kakek tersebut dan kebetulan rumah kakek tersebut, tidak begitu jauh dari rumah ku.

Pada malam hari aku dan teman – teman, berkunjung ke rumah kakek tersebut, dan kamipun bertanya tentang dari mana kakek mempunyai sepeda itu, hingga alasan apa kakek mendapatkan warisan sepeda yang bagus itu. Dengan senang hati kakek itu mencertitakan kepada kami. singkat cerita mengapa dia mempunya sepeda dan bagaimana dia mempunyai sepeda itu. Lantas kakek pun bercerita, dia mendapatkan sepeda tersebut karena dia pahlawan veteran perang pada masa penjajahan dulu.

Terus kami bertanya lagi pada kakek tersebut, bagaimana dia mempunyai sepeda tersebut, dengan cara merampas atau sengaja di kasih oleh Bung Karno sang pejuang. Memang sedikit kejam pertanyaan kami, ya itulah kamikan anak muda yang kadang semaunya bertanya kepada orang yang tua tanpa pandang bulu lagi. Kakek pun menjawab nya, dulu saya mantan asisten Bung Karno dapa saat Bung Karno singgah terus di asingkan di palembang. Kami juga lantas menanyakan tentang kelanjutanya dari cerita kakek tersebut.

Kami pun bertanya kembali, kek maaf apa benar dulu kakek di kasih Bung Karno sepeda itu,,,,? gagah nya kami bertanya seakan akan mengharapkan jawaban atau seperti menginterogasi nya. Maklum kami kan orang mahasiswa hukum.

Kakek pun menjawab lagi,,,, ya benar saya mendapatkan sepeda itu dari pemberian Bung Karno sendiri pada saat Bung Karno singgah dan di asingkan di palembang. Saya juga tidak menyangka mengapa Bung Karno bisa memberikan sepedanya kesayanganya kepada saya.

“Bung Karno cuma berpesan agar merawat dan menjaga sepeda sampai bisa di wariskan kepada anak dan cucu kami nantinya.”

Pesan Bung Karno sepeda itu simbol dari perjuangan dan alat dari perjuangan hingga rakyat dapat melawan penjajah belanda pada waktu itu. Mendengar dari cerita nya itu kami tidak percaya dengan cerita nya. Tapi kami percaya dengan pernyataan kakek itu, “Sepeda saat itu memang simbol dari perjuangan dan alat rakyat jelata pada saat melawan penjajahan belanda.

Kami juga saat itu berbisik kepada teman-teman disamping apa dia percaya apa cerita dari kakek itu,,,, ” Teman pun menjawab bahwa dia juga tak percaya apa yang dicerita kakek tersebut,,,” dari segi arsitek tentang sepeda nya benar sepeda yang dimiliki Bung Karno. Sepeda itu banyak yang mencari nya.

Kami akhirnya bertanya lagi pada kakek tersebut. Apa yang kakek katakan benar. Dengan nada menyinggung perasaan kakek tersebut. Kakek pun kembali menjawab, “Saya mendapatkan sepeda nya dari pemberian Bung Karno, kalian tidak percaya sini saya lihatkan surat surat kelengkapan dari sepeda itu,,,, Kakek pun bergegas menuju kamarnya akan mencari surat sepeda tersebut,,” tidak lama kakek itu dapat menunjukan surat dari sepeda itu,,”

Memang iya di dalam surat nya terdapat tanggal dari pembuatan dan penerimaan dari sepeda nya kepada kakek tersebut. Tetapi kami pun masih belum begitu yakin dengan apa yang terjadi cerita yang mistis dari kakek tersebut. maksud nya kakek itu mungkin bercerita bohong. Beberapa menit kemudian kami melihat isi dari surat nya apa kata kakek itu tentang surat yang asli dari Bung Karno. setelah kami perhatikan dan kami cermati bahwa surat itu ternyata palsu. Kami menanyakan kembali kepada kakek itu apa benar surat itu asli atau palsu.

Kakek pun menjawab surat itu surat yang asli dari Bung Karno,,,,” Setelah mendengar ceritanya dari Bung Karno kami berpikir dan melihat lagi surat tersebut. saat kami melihat dan kami angkat kertas,, ternyata kami lihat tidak adanya tanda pada surat nya,,,, kami pun sangat yakin bahwa surat itu adalah surat yang palsu, hanya di buat sendiri dari kakek tersebut. Kami juga tidak mempermasalahkan apa ini surat itu dan kami bergegas akan pamit kepada kakek tersebut. Pada saat kami berada di perjalanan kami berfikir tentang semua jawaban dari kakek katakan tentang semua surat yang kakek tunjukkan tadi.

Belum sempat memperoleh jawabannya aku terbangun dari tidur ternyata tadi aku sedang bermimpi,,,,”

Betapa kaget nya aku ternyata cuma bermimpi dan berkhayal.

Tamatttt….. lucu yaaaa

Sekian dulu ya kawan,,, jangan marah yaaaa

Sumber: https://materibelajar.co.id/contoh-cerpen-sejarah/

Editor: INFOKOM 2021

INFOGRAFIS

Tradisi Nyadar Sebagai Bentuk Rasa Syukur Petani Garam di Kabupaten Sumenep

Masyarakat adalah bagian dari kesatuan hidup manusia yang akan melakukan sebuah interaksi satu sama lain dengan sistem adat istiadat tertentu dan bersifat berkelanjutan serta saling terikat dalam suatu identitas yang sama. Biasanya di suatu kelompok tersebut memiliki corak kebudayaan yang berbeda-beda. Kebudayaan dapat berupa sebuah nilai, tindakan dan juga hasil karya ciptaan manusia. Salah satu kebudayaan Indonesia yang tetap terlestari hingga saat ini yaitu Tradisi Nyadar di Kabupaten Sumenep.

Tradisi Nyadar adalah sebuah tradisi yang memiliki tujuan untuk memanjatkan syukur atas hasil panen garam yang telah didapatkan. Keunikan tradisi ini adalah dilakukan di dua desa, yaitu Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget dan Desa Kebundadap Barat Kecamatan Saronggi. Kegiatan dilakukan sebanyak tiga kali dalam setahun yang biasa dilaksanakan pada bulan Juni, Juli, dan Agustus. Tetapi juga dapat tergantung dari kesepakatan para pemangku adat. Tradisi Nyadar pertama dan kedua dilaksanakan di sekitar makam pangeran Anggasuto yang berada di Desa Kebundadap Barat dan nyadar ketiga dilaksanakan di Desa Pinggirpapas.

Masyarakat Desa Pinggirpapas dan Desa Kebundadap Barat mengetahui Tradisi Nyadar bukan berasal dari dirinya sendiri, melainkan dari orang tua dan lingkungannya. Sehingga tradisi ini dilakukan secara turun-temurun. Awalnya para orang tua mengajak anak-anak serta keluarga besar ke tempat pelaksanaan, lalu dibawa ke pemangku adat untuk belajar Tradisi Nyadar. Dari sinilah para orangtua secara tidak langsung mengenalkan Tradisi Nyadar kepada keluarganya.

Berbeda halnya dengan masyarakat Desa Kebundadap Barat, mereka tidak mengikuti Tradisi Nyadar secara langsung. Namun, warga Desa Kebundadap Barat khususnya yang bermukim di sekitar kompleks makam Pangeran Anggasuto memiliki kebiasaan untuk membantu warga Desa Pinggirpapas dalam melaksanakan Tradisi Nyadar. Warga Desa Kebundadap Barat membantu warga Desa Pinggirpapas dengan cara mengijinkan rumahnya untuk digunakan untuk menginap dan tempat memasak hidangan untuk disuguhkan pada saat pelaksananaan tradisi tersebut.

Keunikan lainnya yang dimiliki tradisi ini adalah sebelum pelaksanaan harus ada beberapa persyaratan terlebih dahulu. Pertama, dalam melaksanakan Tradisi Nyadar para peserta atau warga harus terlebih dahulu melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kedua, jika tradisi di daerah lain dilaksanakan dengan semeriah mungkin. Hal tersebut tidak berlaku untuk Tradisi Nyadar, kemeriahan tradisi tidak boleh melebihi kemeriahan Maulid Nabi Muhammad SAW. Masyarakat percaya bahwa penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW harus lebih tinggi daripada penghormatan mereka kepada para leluhur. Ketiga, pelaksanaan Tradisi Nyadar harus dilaksanakan setelah tanggal 12 Maulid.

Warga Desa Pinggirpapas dalam pelaksanaan Tradisi Nyadar secara umum hanya bertindak sebagai peserta biasa. Para pemangku adat menjadi pelaku utama atau pemimpin serta menentukan waktu pelaksanaan Tradisi Nyadar. Kegiatan dapat berlangsung apabila tidak berbenturan dengan hari-hari besar keagaaman yang dapat menimbulkan permasalahan.

Pada intinya Tradisi Nyadar ini mensyukuri atas rahmat allah dengan tumbuhnya garam di Desa Pinggirpapas sebagai mata pencaharian pokok bagi anak cucu.

Daftar Pustaka

Rasyidi, F. C., Adi, K. R., & Sukamto. (2020). Tradisi Nyadar Sebagai Bentuk Rasa Syukur Warga Desa Pinggipapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Proceeding Conference UM, 1(1), 1–5.

Zubaidi, A. (2016). Upacara Nyadar Bagi Masyarakat Islam Di Desa Pinggir Papas Kabupaten Sumenep [Universitas Islam Negeri Sunan Ampel]. http://digilib.uinsby.ac.id/13628/55/Ahmad Zubaidi_E02211013.pdf

Penulis: LITKEL 2021

Editor: INFOKOM 2021

INFOGRAFIS

PELUANG E-COMMERCE SEBAGAI SARANA PEMASARAN DI INDONESIA

Perdagangan merupakan kegiatan jual beli yang dilakukan oleh produsen dan konsumen. Namun saat ini bukan sebuah kebetulan kegiatan perdagangan dari luar negeri dapat masuk ke negara kita dengan bebas. Hal ini disebabkan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih. Di era globalisasi ini, hal tersebut secara langsung maupun tidak langsung berdampak kepada masyarakat baik hal yang positif ataupun negatif.

Internet merupakan salah satu hasil dari kecanggihan teknologi yang dimasa kini sangat disukai oleh seluruh masyarakat bahkan sampai seluruh dunia. Fungsi internet salah satunya adalah sebagai teknologi E-Commerce. Teknologi E-Commerce menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat dan meningkatkan penjualan produk dengan memanfaatkan layanan secara online untuk dapat mencapai konsumen dengan jarak yang sangat jauh.

E-Commerce merupakan salah satu bentuk perdagangan yang terkoneksi dengan internet. Sistem E-Commerce yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas memberikan suatu peluang yang besar untuk produsen memasarkan produk yang dihasilkannya. Di Indonesia praktik E-Commerce berkembang sangat pesat, tidak hanya diperkotaan yang besar melainkan dipedesaan pun sudah sangat terjangkau oleh E-Commerce. Hal ini dibuktikan dengan sudah banyaknya jaringan internet yang tersebar di pedesaan.

E-Commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa yang dilakukan oleh konsumen melalui sistem elektronik seperti internet, WWW (Word Wide Web), atau jaringan komputer lainnya. E-Commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen investor otomatis dan sistem pengumpulan data otomatis (Muniarty, 2015).

Pertumbuhan E-Commerce ini diprediksikan akan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dikutip dari sumber Databoks, pengguna E-Commerce di Indonesia pada tahun 2017 mencapai 139 juta pengguna. Kemudian pada tahun 2018 meningkat 10% menjadi 154 juta pengguna. Sedangkan diproyeksikan pada tahun 2019 akan mencapai 168 juta pengguna. Menurut data Global Web Index Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan E-Commerce tertinggi didunia pada tahun 2019. Sebanyak 90% pengguna internet di Indonesia pernah melakukan kegiatan jual beli secara online baik barang maupun jasa. Dengan data ini memang benar jika E-Commerce memiliki potensi peluang yang besar di Indonesia karena jika dilihat dengan kenyataannya sudah banyak orang yang melakukan transaksi secara online tersebut.

Berikut beberapa jenis E-Commerce yang dibedakan berdasarkan karakteristiknya Menurut (Aco & Endang, 2017):

  1. Business to Business (B2B)

Business to Business memiliki karakteristik :

  1. Trading partner yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama. Informasi yang dimiliki hanya ditukar dengan partner tersebut.
  2. Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
  3. Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka untuk mengirimkan data.
  4. Model yang umum digunakan adalah peer to peer, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
  5. Business to Consumer (B2C)

Business to Consumer memiliki karakteristik :

  1. Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan secara umum pula dan dapat diakses secara bebas.
  2. Servis yang digunakan bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh banyak orang.
  3. Servis yang digunakan berdasarkan permintaan. Produsen harus siap memberikan respon sesuai dengan permintaan konsumen.
  4. Sering dilakukan sistem pendekatan client-server.
  5. Consumer to Consumer (C2C)

Dalam C2C seorang konsumen dapat menjual secara langsung barangnya kepada konsumen lainnya, atau bisa disebut juga orang yang menjual produkdan jasa ke satu sama lain. Mengiklankan jasa pribadi di internet serta menjual pengetahuan dan keahlian. Sejumlah situs pelelangan juga memungkinkan perorangan untuk dapat memasukkan item-item agar disertakan dalam pelelangan.

  • Consumer to Business (C2B)

Consumer to Business adalah model bisnis dimana konsumen (individu) menciptakan nilai, dan perusahaan mengkonsumsi nilai ini.

Walaupun sistem E-Commerce yang sangat menguntungkan karena dapat memangkas biaya produksi maupun pemasaran. Tetapi bukan berarti tidak terdapat kelemahan dalam sistem E-Commerce ini. Didalam penerapan sistem E-Commerce di Indonesia beberapa kelemahan muncul dan harus menjadi perhatian untuk dapat mengembangkan sistem ini di Indonesia. Menurut (Himawan et al., 2014). Kelemahan sistem E-Commerce antara lain :

  1. Munculnya modus kriminal atau tindak kejahatan baru.
  2. Pembajakan kartu kredit yang dilakukan oleh para peretas yang menerobos masuk ke dalam jaringan sistem server perbankan.
  3. Hukum yang belum jelas mengatur tentang E-Commerce dan perdagangan digital.
  4. Masih terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal infrastruktur teknologi dan transportasi, jika membandingkan antara kota besar dan pedesaan diberbagai wilayah Indonesia
  5. Kepercayaan konsumen pengguna teknologi E-Commerce di Indonesia yang ragu untuk menggunakan teknologi E-Commerce.

Jadi dapat disimpulkan bahwa transaksi online memang dinilai cukup efektif dan efisien dari segi waktu dan tenaga. Jika dibandingkan dengan transaksi secara langsung. Artinya transaksi online tersebut sangat menguntungkan produsen untuk memasarkan produknya kepada konsumen secara langsung. Tetapi hal tersebut tidak cukup, harus ada dukungan yang kuat dari pemerintah dengan cara memberikan regulasi untuk dapat mengembangkan potensi E-Commerce di Indonesia lebih baik lagi. Dengan adanya regulasi yang kuat ini diharapkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap E-Commerce bertambah besar. Sehingga peluang pasar E-Commerce dapat bertambah juga di wilayah Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Aco, A., & Endang, A. H. (2017). Analisis Bisnis E-Commerce pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Jurnal Teknik Informatika, 2, 1–13.

Himawan, Saefullah, A., & Santoso, S. (2014). Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Penjualan Online (E-Commerce) pada CV Selaras Batik Menggunakan Analisis Deskriptif. Scientific Journal of Informatics, 1(1), 53–63. https://doi.org/10.1016/j.chemosphere.2017.04.013

Muniarty, P. (2015). E-commerce sebagai sarana pasar masa kini.

Link Instagram: https://www.instagram.com/p/CUOkFWYFwOx/?utm_medium=copy_link

Penulis: LITKEL 2021

Editor: INFOKOM 2021

Capital Gain

Capital Gain

Catatan Aspirasi Digital Keluarga Agribisnis



Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Shalom, om wastiastu namo budaya
Salam kebajikan

Halo semuanya …

Bagaimana kabar kalian di Bulan September, aman kan?? semoga sehat selalu dan tetap berada dalam lindungan-Nya ya

Pada Bulan September ini , e-mading (Capital Gain) datang lagi dengan mengusung tema :

“ Mengenang G 30 S PKI “

Nah, dari temanya saja pasti sudah mengerti semua nih kita bakal upload apa

Yuk, baca lebih lanjut. Selamat menikmati !



Mengenang G30S PKI

Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G-30 S/PKI).Peristiwa (G-30S/PKI) adalah salah satu pemberontakan komunis yang terjadi di bulan september tahun 1965. Dalam kudeta ini, setidaknya 7 perwira tinggi militer yang terbunuh. Hingga saat ini, peristiwa (G-30 S/PKI) tetap menjadi perdebatan antara benar atau tidaknya partai komunis IDN yang bertanggung jawab dalam peritiwa tersebut. Gerakan ini bertujuan untuk menggulingkan Soekarno dan mengubah Indonesia menjadi komunis. Gerakan ini diprakarsai oleh Dipa Nusantara Aidit yang merupakan ketua dari PKI saat itu. DN. Aidit saat itu melancarkan hasutan-hasutan kepada rakyat Indonesia untuk mendukung PKI menjadikan Indonesia sebagai “negara yang lebih maju”. DN Aidit dinyatakan sebagai dalang dari G30S/PKI oleh Pemerintah Republik Indonesia pada masa Presiden Soeharto.

Gerakan ini bergerak atas perintah Letnan Kolonel Untung Syamsuri yang saat itu adalah Komandan Batalyon I Cakrabirawa. Gerakan ini meluncur di Jakarta dan Yogyakarta dimana gerakan ini mengincar para Dewan Jendral midan perwira tinggi. Gerakan di Jakarta sebenarnya bermaksud untuk menculik para jendral dan membawanya ke Lubang Buaya. namun, beberapa prajurit Cakrabirawa ada yang memutuskan untuk membunuh beberapa jendral di tempat dia diculik. yaitu diantaranya Ahmad Yani dan Karel Satsuit Tubun. dan sisanya meninggal secara perlahan karena luka mereka di Lubang Buaya.Atas kejadian ini, rakyat menuntut Presiden Soekarno untuk dengan segera membubarkan PKI. dan dengan sangat terpaksa, Soekarno akhirnya membubarkan PKI yang merupakan kekuatan terbesar yang mendukung gerakan “Ganyang Malaysia” milik Soekarno. Soekarno kemudian memerintahkan Mayor Jendral Soeharto untuk membersihkan unsur pemerintahan dari pengaruh PKI. perintah itu pun dikenal dengan nama Surat Perintah 11 Maret 1966 yang sesuai dengan pernyataan Soekarno berisi mengenai pengamanan diri pribadi presiden, pengamanan jalannya pemerintahan, pengamanan ajaran presiden dan pengamanan wibawa presiden. Berikut 7 jenazah akibat perang PKI:

  1. Jenderal Ahmad Yani (Menteri Panglima Angkatan Darat)
  2. Mayor Jenderal S. Parman
  3. Mayor Jenderal Soeparto
  4. Mayor Jenderal M.T Haryono
  5. Brigadir Jenderal DI Panjatian
  6. Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo
  7. Letnan Satu Piere Tendean

Sedangkan Jenderal Abdul Harris Nasution berhasil lolos dari upaya penculikan tersebut. Namun, putrinya Ade Irma Suryani menjadi korban. Di Yogyakarta, mereka menculik dan membunuh petugas, yaitu Kolonel Katamso dan Letnan Kolonel Katamso. Kolonel Sugino menentang PKI. Pagi tahun , dalam berita Radio Republik Indonesia (RRI), Letnan Kolonel Weng Dong mengumumkan pembentukan Komite Revolusi. Dalam keadaan yang tidak aman, Mayor Jenderal Suharto dari Pangkostrader segera memutuskan untuk mengambil alih komando tentara. Segera setelah berkumpulnya pasukan yang setia kepada Panchasila, operasi untuk menghancurkan kampanye 30 September diluncurkan. Ketika olahraga ditemukan terkait erat dengan PKI pada 30 September. Kemudian para pemimpin dan pendukung Partai Komunis India dianiaya. Gerakan PKI berhasil ditumpas pada tahun 1930-an, menandai berakhirnya gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

” Yang Tak Terpadamkan “

Penulis : Irfan Teguh

Malam yang dijanjikan pun tiba. Rumah-rumah terbakar. Paman Martil dan empat puluh orang sipil bersenjata menyerang kantor telepon. Dua bocah yang tinggal bersamanya turut serta. Empat jam kantor itu mereka kuasai sebelum akhirnya dikuasai serdadu kolonial.

Paman Martil berhasil lolos. Tapi tak lama kemudian, serdadu-serdadu itu mendatangi rumahnya. Dua bocah selamat, sementara Paman Martil kian terdesak. Senapan Vickersnya sudah tak berfungsi. Ia sempat lari melalui kamar mandi, tapi akhirnya terkurung di bawah sebatang pohon durian.

“Waktu sebuah durian jatuh di dekat kepalanya ia pun tiada berbuat sesuatu apa pun. Di sebelah sana menggeletak Vickersnya yang basah dalamnya. Di bawah tubuhnya menongol tangkai martilnya. Tapi seluruh tubuhnya berselimutkan bendera merah palu-arit, dan darahnya sendiri,” tulis Pram.

Pelor serdadu berhamburan menghancurkan dadanya. Paman Martil menjelempah. ia tak bergerak lagi.

“Kelompok-kelompok tersebut merupakan gerombolan-gerombolan penjahat, para anggota polisi, dan para kiai yang mendapat dukungan pemerintah Belanda dan pejabat-pejabat priayi. Pada awal tahun 1925, sekitar 20.000 orang anggotanya menyerang rapat-rapat PKI dan SI serta mengancam para anggota mereka. Pengawasan pemerintah semakin diperketat, dan pimpinan PKI yang tersisa sering ditahan,” tulisnya.

Pemberontakan PKI di Jawa yang terjadi pada 12 November 1926 memang mudah dipatahkan. Pasukan Belanda kembali merebut Batavia sehari setelah kejadian. Sementara pemberontakan di Banten dan Priangan dipadamkan pada Desember. Tak hanya di Jawa, pemberontakan pun terjadi di Sumatra. Meski lebih sengit, tapi para pemberontak Sumatra juga cepat dibabat Belanda.

Sumber : https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/yang-tak-terpadamkan-kumpulan-cerpen-pki-sebelum-malam-jahanam-dhzz

Karya: Moch Widodo

Angkatan: 2020

Karya: Rania Ramadhani S

Angkatan: 2020



Eits, tunggu dulu…

Sebelum melanjutkan baca, admin mau tanya nih,

gimana menurut kalian setelah membaca postingan di atas ?

Jangan lupa buat komen ya,

Ayo, scroll terus ke bawah ada yang lucu – lucu lo dan hal yang menarik lainnya !!

Tetap staytune….



Editor: NFOKOM 2021

INFOGRAFIS

Mari Mengenal Microgreen

Microgreen merupakan tanaman mini yang termasuk ke dalam salah satu jenis inovasi terbaru pada bidang cocok tanam. Inovasi ini muncul karena adanya keterbatasan lahan yang ada, sedangkan kebutuhan bahan pangan yang sehat terus meningkat. Penerapan microgreen ini dapat menekankan pada penghematan tempat, biaya serta waktu.

Microgreen termasuk ke dalam jenis sayuran mini yang bisa dikonsumsi masyarakat secara umum. Biasanya jenis sayuran yang menerapkan microgreen adalah selada air, kol, lobak, sawi hijau dan masih banyak sayur segar lainnya. Microgreen bisa tumbuh dengan baik pada iklim tropis.

Cara menanam dan merawat microgreen sangat mudah. Alat dan bahan yang digunakan juga sangat sederhana. Berikut adalah alat dan bahan yang diperlukan dalam penanaman microgreen (Sukmawani et al., 2020):

  1. Media tanam berupa rockwool, tanah, kapas atau spons dan juga arang sekam
  2. Pot atau wadah
  3. Benih sayuran
  4. Sprayer

Lalu untuk tata cara penanaman microgreen adalah sebagai berikut :

  1. Semai benih sayuran terlebih dahulu. Penyemaian benih sayuran menggunakan media kapas yaitu dengan membasahi kapas yang telah diletakkan di wadah kecil hingga lembab, lalu taburkan benih di atas kapas yang lembab tersebut
  2. Lalu masukkan kapas ke dalam kantung plastik hitam atau  bisa saja simpan kapas di tempat yang lembab
  3. Beri air pada kapas setiap hari agar kapas tidak kering
  4. Apabila tunas sudah tumbuh, pindahkan ke wadah yang telah disediakan dengan media tanam
  5. Semprot permukaan tanah dengan menggunakan sprayer agar tanah tetap lembab

Terakhir untuk tata cara perawatan microgreen juga sangat sederhana yaitu dapat dilihat sebagai berikut :

  1. Kompos atau tanah yang digunakan tidak banyak namun juga harus memperhatikan kandungan dan nutrisi tanah
  2. Penyiramannya dilakukan secara rutin dua kali sehari
  3. Lalu untuk kebutuhan cahaya matahari hanya disinari selama 3 sampai 4 jam setiap hari.
  4. Dibutuhkan lokasi penanaman yang memungkinkan untuk sinar matahari masuk secara langsung selama rentang waktu yang dibutuhkan yaitu 3 sampai 4 jam.
  5. Microgreen ini usia tanamnya tidak panjang, oleh karena itu tidak dibutuhkan perawatan khusus seperti penggunaan pestisida kimia.

Microgreen memiliki rasa yang sedikit berbeda dengan sayur pada umumnya. Rasa pada microgreen umumnya memiliki rasa yang eksotis serta menyengat, agak pahit, manis, bisa netral, pedas, asam bahkan bisa saja bercita rasa rempah yang kuat. Rasa yang ditimbulkan tergantung dari jenis sayuran yang kita pilih. Namun microgreen juga memiliki banyak manfaat terutama bagi yang sedang melakukan diet. Microgreen mengandung vitamin, mineral, betakaroten, protein, minyak nabati serta antioksidan yang tinggi (Sukmawani et al., 2020). Antioksidan tinggi ini merupakan suatu senyawa yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka yang panjang, mampu melawan zat karnosigen yang merupakan potensi penyebab kanker, serta dapat mencegah penuaan dini yang diakibatkan oleh paparan radikal bebas. Microgreen juga berperan sangat baik ketika dikonsumsi saat tubuh sedang tidak fit agar bisa mendapatkan stamina tambahan. Kandungan protein yang tinggi dapat membantu untuk mempercepat penyembuhan luka dan pasca operasi.

Nutrisi alami yang ada pada microgreen aman apabila dikonsumsi dalam jangka panjang. Namun hal yang perlu diperhatikan kembali, tanaman ini lebih baik dikonsumsi dalam keadaan mentah. Pada saat kondisi mentah, nutrisi alami yang ada pada microgreen lebih terjaga sehingga dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi kesehatan tubuh.

Microgreen dapat dijadikan sebagai peluang usaha. Berbisnis microgreen bisa menjadi peluang sektor rill terbaik, hal ini dikarenakan skills-nya yang mudah untuk dipelajari serta adanya nilai tambah dari bibit ke microgreen nya yang sangat tinggi. Tetutama karena pada usia panennya yang hanya maksimal selama 21 hari dengan turn-over usaha sektor rill yang berlipat jika dibandingkan dengan modal yang hanya 21 hari. Microgreen tidak hanya bisa dijual ke restoran namun bisa juga dijual kepada masyarakat langsung dalam bentuk packaging. Dengan nutrisi microgreen yang lebih banyak dibandingkan sayuran pada umumnya dapat menarik perhatian masyarakat yang ingin hidup sehat dengan mudah.

Sumber :

Suara.com. (2021, 31 Juli). Mengenal Microgreen, Makanan Sehat yang Bisa Ditanam di Rumah. Diakses pada 5 Agustus 2021, dari https://www.suara.com/lifestyle/2021/07/31/061703/mengenal-microgreen-makanan-sehat-yang-bisa-ditanam-di-rumah?page=all

Kompasiana.com. (2018, 2 Juni). Future Development, Peluang Berbisnis Microgreens. Diakses pada 6 Agustus 2021, dari https://www.kompasiana.com/helenastefani9994/5b12501e16835f163308efa3/future-development-peluang-bisnis-microgreens

Sukmawani, R., Rini, N. K., Supiati, I. A., Meilani, E. H., Milla, A. N., & Astutiningsih, E. T. (2020). Pelatihan Usaha Tani Microgreens bagi Ibu Rumah Tangga. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(4), 410–415. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v5i4.1436

Link Instagram: https://www.instagram.com/p/CS5xI1iF5Uk/?utm_medium=copy_link

(Penulis: LITKEL 2021)

(Editor: INFOKOM 2021)

Capital Gain

Capital Gain
Catatan Aspirasi Digital Keluarga Agribisnis

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Shalom, om wastiastu namo budaya
Salam kebajikan

Halo semuanya …

Bagaimana kabar kalian ?? semoga sehat selalu dan tetap berada dalam lindungan-Nya ya

Pada bulan Agustus ini , e-mading (Capital Gain) datang lagi dengan mengusung tema :

“Independence Day”

Nah, dari temanya saja pasti sudah mengerti semua nih kita bakal upload apa

Yuk, baca lebih lanjut. Selamat menikmati !

Memaknai Kemerdekaan RI di Tengah Pandemi Covid-19

“Kemerdekaan hanyalah didapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad ‘Merdeka, merdeka atau mati’!” Ir. Soekarno

Mengisi kemerdekaan merupakan tugas kita bersama, dalam hal memaknai kemerdekaan. Kegiatan kita boleh saja terhambat di tengah pandemi Covid-19, akan tetapi semangat kita dalam memaknai dan mengisi kemerdekaan tetap berkorbar.

Pada tahun 2021 ini, Indonesia akan memasuki 76 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Pada tahun ini tentu sangat berbeda menyambut kemerdekaan, di mana biasanya kita warnai Hari Kemerdekaan RI dengan mengikuti upacara bendera di lapangan dan berbagai lomba diadakan di berbagai daerah di Indonesia.

Itu semua tidak bisa kita laksanakan karena pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia. Kita tetap bisa ikut merasakan semangat menyambut Hari Kemerdekaan RI secara online mulai dari upacara bendera, sampai mengikuti lomba secara online.

Berbagai upaya pemerintah sudah melakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yang terakhir pemerintah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kita juga harus mengikuti dan mematuhi apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Selanjutnya kita juga perlu waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan, di mana dan kapanpun kita berada.

Penulis : Nanda Nur Firdausiya

Referensi: https://kumparan.com/dodirosadi007/memaknai-hari-kemerdekaan-ri-di-tengah-pandemi-covid-19-1wKQ3MwHsRZ

” Berbagi Untuk Kemerdekaan “

Mohamad Wisnu Mukti

Malam itu, malam 17 Agustus 2021. Jalanan tampak sepi, tidak seperti malam-malam kemerdekaan di tahun-tahun sebelumnya. Ya, memang sekarang keadaan sedang kacau karena pandemi covid-19 yang tak kunjung usai.

Malam itu, Heru dan Hari sedang bertugas untuk ronda malam di kampung. Mereka mulai menyusuri kampung pada pukul 8 malam untuk memantau keamanan sekeliling kampung. Sesampainya di depan rumah pak Bandi, Hari melihat ada seseorang yang mencurigakan sedang memegang tiang bendera yang ada di depan rumah pak bandi seperti ingin mencabut tiang bendera itu.

Hari berbisik kepada heru, “Her, lihat itu di depan rumah pak bandi seperti ada orang mencurigakan, dia pegang-pegang tiang bendera seperti ingin mencabutnya”.

“Mana Har?” Tanya heru.

“Itu her, samping pagar” Jawab heru.

“Oh iya har, sepertinya dari gerak-geriknya  mencurigakan, kita dekati pelan-pelan har” Ucap heru.

Mereka pun mendekati orang mencurigakan itu, dan melihat dulu apa yang dilakukan orang tersebut. Selang beberapa detik, ternyata benar orang tersebut mencabut tiang beserta benderanya itu dan membawanya lari. Heru dan Heri lalu bergegas mengejar orang tersebut. Sampai akhirnya di sebuah perempatan orang tersebut berhasil tertangkap.

Heru bertanya kepada orang tersebut, “Kenapa kamu memebawa lari tiang dan bendera itu? Mau kamu jual?”.

“Tidak mas, ini mau saya pasang di depan rumah saya. Soalnya besok kan peringatan kemerdekaan Indonesia. Saya tidak mampu membeli bendera. Untuk makan sehari-hari saja susah. Saya kena PHK karena perusahaan tempat saya bekerja bangkrut karena terkena dampak pandemi covid-19” Jawab orang tersebut.

Mendengar jawaban orang tersebut, Heru dan Hari pun diam sejenak karena terharu dengan ucapan orang tersebut.

Heru berkata kepada hari, “Gimana ini har? Aku kasihan melihat orang ini.”

Hari diam dan berfikir sejenak untuk memikirkan solusinya.

Hari berkata kepada orang mencurigakan tadi, “Mas, gini saja. Sekarang masnya kembalikan tiang bendera itu ke tempatnya semula. Nanti masnya ikut saya ke rumah. Saya masih punya 2 bendera dan tiangnya. Nanti masnya bawa 1 untuk dikibarkan di depan rumah mas”.

“Baik mas” Jawab orang tersebut.

Singkat cerita, orang mencurigakan tadi mengembalikan tiang bendera milik pak bandi ke tempatnya semula. Lalu pergi ke rumah hari untuk mengambil bendera dan tiangnya.

Hari berkata sambil menyodorkan bendera beserta tiangnya kepada orang itu, “ini mas bendera dan tiangnya, ambil saja buat dikibarkan di depan rumah masnya dan ini ada sedikit uang untuk masnya”.

Orang tersebut menerima bendera dan tiang itu lalu berkata, ” Terimakasih mas, semoga masnya diberikan balasan yang berlipat ganda oleh Tuhan”.

“Aamiin… Sama-sama mas” Jawab hari.

Keesokan harinya, orang tersebut langsung mengibarkan bendera merah putih di depan rumahnya untuk memperingati hari kemerdekaan negeri tercinta Indonesia. Merdeka!!!.

– Tamat –

Karya: Dian Akbarani

Angkatan: 2017

Karya: Dzurrotus Sa’adah

Angkatan: 2018

Karya: Faridatul Jannah

Angkatan: 2019

Karya: Shofiul Jannah

Angkatan: 2020

Karya: Nabil Bita Ramadhan

Angkatan: 2020

Eits, sebentar…

Sebelum melanjutkan baca, admin mau tanya nih..

Gimana menurut kalian setelah membaca postingan di atas ?

Jangan lupa buat komen ya,

Ayo, scroll terus ke bawah ada yang lucu – lucu lo dan hal yang menarik lainnya !!

“ Sembuh kembali, tidak ada covid 19”

 “ semoga Indonesia bisa segera lepas dari pandemi COVID-19”

 “ semoga Indonesia menjadi negara yang benar-benar merdeka dalam segala aspek”

 “ Jangan ada pungli dan korupsi”

 “ Indonesia kedepannya bebas dari covid 19, menjadi negara yang maju, makmur, dan sejahtera”

 “ Selamat ulang tahun untuk Indonesiaku. Jangan lagi sakit hari ini hari ulang tahunmu”

 “ Semoga Indonesia bisa mengurangi impor yang sebenarnya bisa diproduksi sendiri”

 “ Indonesia sehat dan Indonesia aman dari jajahan koruptor”

 “Semoga Indonesia segera terbebas dari pandemi ini dan bisa pembelajaran tatap muka”

 “ Semoga Indonesia lekas pulih dan menjadi negara yang makmur dan sentosa, aamiin”

 “ semoga Indonesia benar-benar merdeka”

 “Harapan saya, semoga tidak lagi koruptor dan covid-19 segera sirna”

 “ Semoga Indonesia dapat mengukir prestasi di dunia Internasional”

 “ SEMOGA INDONESIA SEGERA HIDUP NORMAL KEMBALI SEPERTI SEBELUMNYA”

 “ semoga kedepannya indonesia menjadi lebih baik lagi, tidak ada korupsi, rakyatnya lebih sejahtera”

 “Harapan saya untuk Indonesia kedepannya adalah semoga indonesia bebas dari korupsi dan semoga pandemi covid 19 ini segera berlalu, agar kita dapat beraktivitas normal”

 “ Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh dan yakin bisa melewati pandemi”

 “Semoga Indonesia bisa bangkit dari segala segi yang tengah terpuruk di masa pandemi ini”

 “Smg SDM meningkat shg di tahun 2030 Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-5 di dunia”

 “Lekas pulih negara ini dari covid 19”

 “Indonesia bebas dari pandemi covid 19”

 “Semoga corona segera berakhir dan semu aktivitas bisa berjalan lancar seperti sediakala, Aamiin”

 “pendidikan semakin maju”

 “sehatlah kembali indonesiaku”

 “corona disappears quickly, and returns to the way it used to be”

 “Harapan untuk kedepannya semoga Indonesia lebih baik lagi”

 “Terbebas dari corona”

 “Semoga cepat membaik Negriku. Kami sudah rindu keramaian di 17 Agustus. Doa yang terbaik di hari yg baik”

 “Semoga rakyat Indonesia benar-benar merasakan apa itu kemerdekaan”

 “Lekas membaik Indonesia ku untuk bangkit menuju tak terkalahkan”

 “Semoga Indonesia selalu dipenuhi oleh orang-orang yang jujur dan bertanggung jawab”

“Semoga Negara Indonesia lekas sembuh xixixi”

 “Semoga bisa terbebas dari pandemi  Covid-19 dan jaya selalu Indonesiaku”

 “ Lekas pulih dari covid”

 “Pandemi cepat berakhir dan tetap aman damai spt hati sayaaa”

 “ Semoga Indosia lekas pulih dan kembali ke sedia kala”

 “ Bebas pandemi, bebas korupsi, dan merdeka untuk rakyat sendiri”

 “Cepat pulih dari berbagai aspek dan banyak orang jujur”

 “ semoga bisa normal kembali

 “ semoga angka covid di Indonesia terus menurun… aamiin”

”keadilan semakin ditegakkan”

“Indonesia menjadi negara yang dapat menyalin ditikungan, yang dimaksud adalah dengan pandemi yang dialami semua negara di dunia menjadi titik awal negara Indonesia untuk memperbaiki sistem yang lebih baik dan Indonesia bisa lebih bangkit lagi ”

“semoga Indonesia lekas pulih seperti dulu lagi”

”selamat merayakan kemerdekaan bagi negara tercinta, Indonesia. Semoga lekas bagya”

“semoga Indonesia bisa mengamalkan nilai pancasila, agar merdeka bisa benar dirasa”

“korupsi berkurang!”

“semoga Indonesiaku lekas pulih”

”semoga lekas pulih negeriku”

“semoga negeriku cepat pulih”

“dijauhkan dari oknum-oknum pemerintah yang hanya memikirkan isi perut dan hartanya sendiri!”

“semoga corona segera berlalu agar perekonomian Indonesia kembali pulih”

“semoga Indonesia makin jaya, makin makmur rakyatnya, dan dijauhkan dari wabah penyakit”

“semoga Indonesia benar-bebar menerapkan pancasila sebagai ideologi negara”

” semakin maju dan lekas membaik”

“lekas membaik yaa^^”

“semoga menjadi negara yang makmur dan sejahtera”

”jadi negara yang menjaga tanah airnya sendiri”

“Indonesia bisa lebih jaya dan lebih maju. Semoga Indonesia lekas sembuh dari covid-19”

“Meskipun di tengah pandemi yang tak kunjung usai, harapan akan selalu ada, maju terus!!!”

“ Indonesia, banyak yang mencintaimu. Jangan kecewakan cinta itu, lekas pulih”

“ semoga Indonesia dapat menjadi negara yang lebih maju , demokratis lagi”

“ cepat sembuh”

“ semoga Corona hilang”

“ pandemi segera berlalu dan Indonesia dapat segera pulih serta bangkit menjadi negara maju”

“ hapuskan korupsi dari negri ini”

“ semoga lekas membaik, maju, dan sejahtera”

“semoga lekas sembuh negaraku… dan semoga PPKM tidak diperpanjang lagi”

“ semoga Indonesia lebih maju dan berkembang. Menjadi negara yang lebih baik lagi”

“menjadi negara yang mampu mengelola sumberayanya dengan maksimal”

“ cepat sembuh negriku”

“ moga cepat sembuh dari pandemi Indonesiaku”

“ ga ada covid”

“ semakin the best lah gak Cuma korupsinya aja”

(Editor: INFOKOM 2021)

Tata Tertib Peserta GEMPITA 2021

Halo Mahasiswa Baru 2021 Program Studi Agribisnis👋

Dengan bangga kami menyambut kedatangan mahasiswa baru di prodi Agribisnis dan dengan bangga pula kami persembahkan acara GEMPITA (Gelanggang Mahasiswa Pertanian Agribisnis).

Kami ucapkan
Semangat untuk Mahasiswa Baru 2021 Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, semoga dengan diselenggarakannya acara ini dapat mempererat tali kekeluargaan di antara keluarga besar HIMAGRI 🤲 Aamiin.

Berikut Dokumen Tata Tertib Peserta GEMPITA 2021:

Jangan lupa tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan physical distancing. Jaga kesehatan yaa😊